Review Algorithm & Programming Class PART.2
Hari, tanggal : Kamis, 08 Oktober 2015
Materi : Operator,Operand,and Arithmetic
Tempat : Ruang 800 Kampus Anggrek Binus Univ.
Operator dan Operand
Operator : simbol-simbol yang dipakai dalam suatu aritmatika untuk menghasilkan nilai baru.
Operand : objek dari perhitungan matematika/ data yang akan diproses oleh operator.
Operator ada 3 macam:
- Unary Operator : hanya membutuhkan 1 operator
- Binary Operator : membutuhkan 2 operator
- Ternary Operator : membutuhkan 3 atau lebih operator
Berdasarkan tipe operasinya, operator dibagi menjadi 6 yaitu:
- Assignment Operator (=)
- Logical Operator &&(and),|| (or),! (not), Pow (pangkat)
- Arithmetic Operator (+ – * /) , ++y , y++ , –y , y–
- Relational Operator ==,!=,<,>,>=,<=,?:
- Bitwise Operator <<,>> &(And),|(Or),^(Xor),~(Komplemen)
- Pointer Operator ->
A. Contoh Assignment Operator:
A=2 B=3
menunjukan bahwa nilai A=2 dan nilai B=3
Contoh Aritmethic Operator:
A=3 , B=2 , C=B-1
jadi C memiliki hasil dimana C adalah nilai B dikurang 1
B. Logical operator
&& : And
|| : Or
! : Not
PENJELASAN :
- And (&&)
Pada pernyataan “And” hanya akan benar jika semua pernyataan benar.
- Or (||)
Pada pernyataan “Or” jika terdapat 1 pernyataan yang benar maka hasilnya akan benar - NOT (!)
Pada pernyataan “Not”, pernyataan sebelumnya akan berubah menjadi sebaliknya, dari salah menjadi benar atau benar menjadi salah.
| Symbol | Functionality |
| && | AND |
| || | OR |
| ! | NOT |
Truth Table :
| A | B | !A | A && B | A || B |
| True | True | False | True | True |
| True | False | False | False | True |
| False | True | True | False | True |
| False | False | True | False | False |
C. Arithmetic operator
| Symbol | Functionality | Example |
| + | Addition | x = y + 6; |
| – | Subtraction | y = x – 5; |
| * | Multiply | y = y * 3; |
| / | Division | z = x/y; |
| % | Modulo | A = 10 % 3; |
| ++ | Increment | x++; |
| — | Decrement | z–; |
| () | Scope / Priority | x=(2+3)*5 |
CATATAN :
N++ : post increment
++N : pre increment
N−− : post decrement
−−N : pre decrement
D. Relational Operator:
| Symbol | Functionality |
| = = | Equality |
| != | Not equal |
| < | Less than |
| > | Greater than |
| <= | Less or equal than |
| >= | Greater or equal than |
| ?: | Conditional assignment |
CATATAN :
Contoh Conditional assignment (?:)
a=5 b=3
z=(a>b) ? a : b
jadi yang dimaksud adalah jika pernyataan a>b itu benar maka akan memunculkan variabel a,tetapi jika pernyataan a>b itu salah maka variabel b yang akan dimunculkan.
E. Contoh Bitwise Operator:
Contoh 2 :
int A, B=78
A=B >> 3; value=9
A=B << 2; value A=312
Alasannya
78 = 0100 1110 **adalah penulisan 78 dalam binary
>> 3 berarti ada pergeseran ke kanan sebanyak 3 kali ,maka..
0010 0111 -> pergeseran pertama
0001 0011 -> pergeseran kedua
0000 1001 -> pergeseran ketiga
sehingga juga dihitung hasilnya menjadi 9
<< 2 berarti ada pergeseran ke kiri sebanyak 2 kali ,maka..
0100 11100 -> pergeseran pertama
0100 111000-> pergeseran kedua
sehingga juga dihitung hasilnya menjadi 312
CATATAN :
Penghitungan Biner
1 1 1 1 1 1 1 1
↑ ↑ ↑ ↑ ↑ ↑ ↑ ↑
2ˆ7 2^6 2^5 2^4 2^3 2^2 2^1 2^0 =255
0000 0000 = 0
0000 0001 = 1 -> 2^0
0000 0010 = 2 -> 2^1
0000 0100 = 4 -> 2^2
0000 1000 = 8 -> 2^3
0001 0000 = 16 -> 2^4
0010 0000 = 32 -> 2^5
0100 0000 = 64 -> 2^6
1000 0000 = 128 -> 2^7
** simbol ‘^’ : pangkat
jadi,
- 0000 1010 = 10
- 0000 1111 = 15
- 0010 0011 = 35Angka nol di depan angka 1 boleh tdk perlu ditulis
No Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL