Review Algorithm & Programming Class PART.3
Hari, tanggal : Kamis, 15 Oktober 2015
Materi : Program Control: Selection
Tempat : Ruang 800 Kampus Anggrek Binus Univ.
Definisi Seleksi/ Selection :
Implementasi dari perintah yang kemudian akan dijalankan (atau tidak), dengan kondisi yang telah ditentukan sebelumnya.
Ada beberapa jenis selection yaitu :
- If
- If-else
- Nested-if
- Switch-case
- ?: Operator
- Go-to and Label
PENJELASAN :
- If
Fungsi “If” digunakan untuk menyeleksi kondisi yang diberikan benar atau salah. Jika kondisi benar/ terpenuhi, maka sebuah/beberapa pernyataan akan dieksekusi, sebaliknya jika kondisi salah, maka pernyataan tidak akan dieksekusi.Syntax :
if (boolean expression) statement;
or
if (boolean expression) {
statement1;
statement2;
……
}
- If-Else
Fungsi “If-Else” digunakan untuk melakukan seleksi apabila terdapat beberapa kondisi (lebih dari 1). Jika kondisi pertama terpenuhi maka pernyataan pertama akan dieksekusi, jika tidak, maka kondisi selanjutnya akan diseleksi hingga mendapatkan kondisi yang benar dan pernyataan yang sesuai (dicari kondisi yang benar secara terstruktur).Syntax :
if (boolean expression) statement1;
else statement2;
or
if (boolean expression)
{
statement1;
statement2;
……
}
else
{
statement3;
statement4;
…
}
- Nested-if
Fungsi “Nested-If” digunakan ketika kata IF muncul lebih dari 1 kali dalam IF statement(apabila ada If di dalam If tersebut). Di dalam kasus ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar pernyataan dapat berjalan. Jadi, kondisi benar atau salah diikuti oleh struktur seleksi lainnya.
Syntax :
if (boolean expression) statement1;
if (boolean expression) statement2;
if (boolean expression) statement3;
or
if (boolean expression) statement1;
else
if (boolean expression) statement2;
else
if (boolean expression) statement3;
- Switch-case
Fungsi “Switch-case” digunakan untuk menggantikan If-else, ketika level angka If-else nested sangat besar dan sulit untuk dibaca. Dalam Switch-case, pengerjaan if menggunakan nilai constant. Switch-case menyeleksi kondisi dengan melihat setiap nilai constant. Jika kondisi sesuai dengan nilai case constant, maka pernyataan terkait akan dieksekusi, Jika tidak sesuai, maka pernyataan default yang akan dieksekusi.
NOTE : Expression dan tipe constant harus integer/INT (termasuk char).
case constant adalah angka pertama.
break adalah perintah untuk menghentikan terjadinya perulangan yang tak hingga.
Syntax :
switch (expression) {
case constant1 : statements1; break;
.
.
case constant2 : statements2; break;
default : statements; - ?: Operator
Fungsi “?: Operator” (Conditional assignment) telah dijelaskan pada post sebelumnya tentang penggunaan ?: Operator. Seperti halnya penggunaan if-else tetapi hanya 1 buah if-else.
Misal :a=5 b=3z=(a>b) ? a : bJadi yang dimaksud adalah jika pernyataan a>b itu benar, maka akan menampilkan variabel a,tetapi jika pernyataan a>b itu salah maka variabel b yang akan ditampilkan.
Syntax :
condition ? then-expression : else-expression
- Go-to and Label
Penggunaan perintah “Go-to and Label” sudah tidak digunakan/ditinggalkan karena bentuknya yang tidak rapi, berantakan dan membingungkan. Go-to Label juga sudah tidak dikembangakan lagi.Syntax :
goto label; ……label :
……
ERROR TYPE
- Compile time error : terjadi dikarenakan syntax error.
- Link time error : Berhasil compile tapi menyebabkan link time error karena code link tidak ada saat itu.
- Run time error : Berhasil compile tapi data menjadi berantakan karena mengambil memori secara random.
- Logical error : Berhasil compile tapi hasil gagal dikarenakan kesalahan logika/algoritma.
No Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL